Halo Pembaca, apa kabar? Saya saat ini ingin menyampaikan argumen saya lewat artikel yang satu ini. Tapi sebelumnya, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya terutama kepada penggemar Boyband dan Girlband Indonesia.
Jujur saja, saya sebenarnya anti sekali dengan yang namanya musik Indonesia jaman sekarang. Dengan adanya boyband dan girlband keluaran terbaru semakin membuat saya bosan mengikuti arus musik. Semua terdengar begitu familiar dengan yang ada di luar Indonesia sana, semua terlihat membosankan, terlebih lagi saat girlband or boyband Indonesia tampil di salah satu acara stasiun televisi, semakin membuat saya tidak bersemangat dan tak jarang langsung mencabut saklar televisi.
Saya memang antis, tapi saya tidak sehina yang orang pikirkan. Bagi mereka yang non-antis, selalu bilang "Emang kalian sempurna apa, pake ngehina-hina idola gue segala?!". Siapa yang menghina? Mereka yang tidak bisa mencerna kalimat-kalimat seorang antis. Itu merupakan sebuah kritikan. Dan apakah seorang antis harus sempurna dulu sebelum mengkritik, sementara semua manusia di muka bumi ini tidak ada yang sempurna?
"Emang idola gue salah apa sama loe?!" Berikut merupakan pertanyaan-pertanyaan yang sangat tidak kreatif sekali yang saya temui di fanpage antis. Sampai-sampai saya males jawab pertanyaan seperti ini. Bukan karena kehabisan kata-kata, tapi ya males aja.
"Ga usah ngehina idol gue! Emang loe bisa kaya mereka? Nyadar dong! Loe tu bukan siapa-siapa!" Apa ini gak salah? Memakan isi wallpost sendiri, wkwkwkwk. Disini siapa yang menghina? Bahasa tidak sopan, logat "loe-gue" yang belum tentu semua orang di Indonesia pakai logat itu. Kalau memang kita (antis) nggak bisa seperti mereka (BB/GB Indonesia), buat apa kita (antis) mengkritik? Itu sebuah kritikan, bukan hinaan. Biar antis sadar antis sadar, emang kalian penggemar Idol yang di anti oleh antis udah sadar sudah di perbudak dengan musik Indonesia jaman sekarang?
"Kurang kerjaan banget sukanya cuma ngehina-hina doang di fanpage!" Ini juga sangat sering di temui di fanpage antis. Kenapa? Ga suka dengan antis? Ya nggak usah main-main ke fanpage antis. Yang kurang kerjaan tu ya mereka yang non-antis, udah ngerti fanpage antis masiiih aja di Like.
"Gue sumpahin tu para antis biar mereka nyesel udah ngehina-hina idola gue!" Ini lagi main sumpah-sumpahan di depan umum. Apakah ini layak? Gak terima dengan antis? Saya rasa ada antis itu wajar kok, ada suka dan gak suka. Dan juga nggak usah pakai sumpah-sumpahan gitu kenapa? *Salah satu tanda bahwa kualitas Indonesia hampir bobrok*
Saya juga nggak suka dengan non-antis yang main-main ke fanpage antis lalu kirim wallpost yang menghina-hina antis dengan nama binatang. Jadi kalau ada antis yang menebut mereka dengan sebutan binatang, saya rasa itu wajar kan? Wakakakaka....
Sampai-sampai ada juga teman satu almamater saya, hanya karena dia ngefans dengan salah satu boyband Indonesia, dia jadi nggak sopan sama kakak kelasnya. Isssh miris banget.
Oh ya, ada satu lagi yang hampir aja kelupaan. Mereka yang suka nyasar di fanpage antis sering bawa-bawa agama. Sering bawa-bawa apa itu yang namanya dosa dan nyuruh para antis buat sadar. Kenapa harus bawa-bawa agama? Ini fanpage ANTIS bukan ATHEIS. Dan kalo soal dosa itu urusan pribadi, kenapa di umbar-umbar?
Sekarang uneg-uneg saya tentang BB & GB Indonesia beserta fansnya....
*Boy/Girl Band Indonesia biasanya terdiri dari 5, 7, 9 orang. Dan saat tampil mereka kebiasaan LIPSYNC. Apa ini yang patut di banggakan? Nyanyi di bagi 5, 7, 9 orang aja udah lipsync, apalagi nyanyi solo? Mungkin nyewa suara orang kali yak (=.=||
*Kebanyakan meniru bahkan menjiplak gaya-gaya dari luar, biasanya mencontek Japan & Korean Style. Ini sama sekali nggak mencerminkan budaya Indonesia yang kreatif tapi justru malah kere aktif!
*Fans BB/GB Indonesia lebih mengerti kebudayaan luar daripada budaya dalam negri, lebih suka modern dance ala Japan/Korea ketimbang traditional dance dari Indonesia. Kadang mereka juga nggak sadar sudah berlebihan dalam menghina-hina antis, membela-bela idola mereka dengan komentar-komentar panjang di wallpost, tidak jarang pakai kata-kata kasar. Apa mereka tau musik Indonesia yang sesungguhnya? Tau band-band legendaris dari Indonesia? Tau Maestro of Keroncong Indonesia? Apa mereka sudah mengenal dalam Indonesia sampai-sampai berpindah ke kebudayaan lain? Saya rasa tidak. Mereka (non-antis, penghina antis) membangga-banggakan idola mereka, sok-sok pintar dan apa yang terjadi? Mereka hanya mem-publish kebodohan mereka di fanpage antis.
Di mana kualitas seni musik Indonesia jaman sekarang? Sungguh terlalu
Ada banyak dampak buruk lagu-lagu ciptaan BB/GB terbaru :
*Lagu-lagu mereka mengubah remaja Indonesia jadi lebih mengenal budaya 4L4y.
*Lagu-lagu mereka mencuci otak pikiran anak kecil sehingga anak kecil pun terbawa arus musik jaman sekarang (tidak jarang lihat anak-anak jadi ikut2an ngedance or nyanyi-nyanyi sendiri)
*Dance yang mereka tampilkan pada saat Show membuat remaja jadi lebih mengenal modern dance, padahal traditional dance sekarang saja sudah hampir hilang/punah. Hiks... hiks...
*Dan lain lain
Nah, itulah uneg-uneg saya tentang BB/GB Indonesia. Tidak bermaksud menyindir atau bagaimana, tapi saya mengkritik karena saya cinta Indonesia, cinta budayanya. Dan saya harap kualitas bermusik Indonesia dapat di tingkatkan lagi, dan tidak sekedar melakukan plagiarisme/lipsync tapi juga menampilkan seutuhnya "REAL" pada saat show.
Jika ada salah kata saya mohon maaf.
Terima kasih atas perhatian Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar